Telp. +62-021-5383866, +62-021-5377891 Email: admin@sekolahathalia.sch.id

14 February..

Hm..biasanya kalo denger kata ini, pasti hal yang langsung terlintas di benak kita adalah hari kasih sayang atau hari valentine. Singkatnya, Hari Valentine adalah hari dimana semua orang menyatakan kasih sayang dengan memberikan hadiah – hadiah special kepada orang-orang yang kita sayangi. Namun Dibalik valentine’s day, ternyata ada juga White day yang sinergis dengan valentine.. Tpi selain White day, ada juga Black day yang beda banget sama valentine dan white day itu sendiri.. Mau tau bedanya?? Yuuk, kita check bareng..

White day
Berselang sebulan dari hari valentine, White day dirayakan khususnya oleh masyarakat jepang setiap tanggal 14 maret. Awalnya, Perayaan Hari Putih berawal dari strategi koperasi produsen permen Jepang yang ingin meningkatkan penjualan permen. Bahan baku permen adalah gula yang berwarna putih sehingga disebut Hari Putih. Jika saat valentine’s day yang memberi hadiah wanita, maka sebaliknya saat white day para pria memberi “hadiah balasan” untuk kaum wanita. Sekarang white day sudah dirayakan oleh beberapa Negara, contohnya Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan Indonesia.

Black Day
Jika Valentine dan White day tidak berbeda jauh, Black day sangat bertolak belakang dengan keduanya. Black day dirayakan setiap tanggal 14 april. Perayaan Black Day juga merupakan salah satu dari serangkaian hari peringatan yang dibuat untuk mempromosikan barang dan dilangsungkan setiap bulan tanggal 14. Perayaan bulanan tanggal 14 dimulai di awal tahun dengan Hari Buku Harian (14 Januari), Hari Valentine (14 Februari), White Day (14 Maret), Black Day, dan diteruskan dengan Hari Mawar (14 Mei), hingga Hari Uang (14Desember). Berbeda dengan hari Valentine dan white day , black day adalah hari yang diperingati oleh pria dan wanita yang tidak punya pacar dan tidak menerima hadiah di Hari Valentine maupun White Day. Pria dan wanita yang tidak punya pacar merayakan Black Day dengan berpakaian serba hitam dan menghadiri acara kumpul-kumpul secara informal dengan rekan senasib. Acara diisi dengan makan mi bersaus kental berwarna hitam yang disebut Jajangmyeon dan minum kopi hitam. Perayaan ini baru dirayakan oleh masyarakat korea selatan.

*sumber : wikipeida.org

Penulis : Grace Felicia (IX B)

By NO Comment , , , 11th February 2010

Leave a Reply

*

WhatsApp chat