Telp. +62-021-5383866, +62-021-5377891 Email: admin@sekolahathalia.sch.id

“Kaki boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin..”

Begitulah ucapan yang terus digaungkan oleh komentator Athalia Cup ke-5 selama pertandingan yang baru berlangsung 11-18 Oktober 2014 kemarin. Sebanyak 42 tim dari berbagai sekolah di Tangerang Selatan turut berpartisipasi dalam pertandingan ini. Berbagai perbedaan latar belakang tentunya dapat menjadi pemicu munculnya perselisihan dalam pertandingan. Terutama pertandingan futsal yang memang memungkinkan para pemainnya beradu fisik dengan pemain lawan. Oleh karena itu panitia selalu berusaha mengingatkan agar sportifitas harus tetap terjaga.
athalia cup 5
Athalia Cup ke-5 tahun ini secara khusus mengangkat tema Sport Reveals Character. “Karakter bukan hanya dapat dibangun di pembelajaran dalam kelas. Olahraga juga dapat menunjukkan karakter seseorang. Saat olahraga, karakter seseorang itu bisa terlihat, bagaimana karakter anak yang sebenarnya, karena karakter itu sebenarnya ada dimana-mana”. Begitulah penjelasan Pak Werdi Rolando Damanik selaku ketua panitia mengenai maksud diangkatnya tema tersebut.

Seperti yang Pak Werdi katakan bahwa olahraga khususnya futsal dapat memperlihatkan karakter anak yang sebenarnya. Apakah anak itu egois dan mau menang sendiri, atau mau saling berbagi dalam membangun serangan. Kekecewaan, kemarahan, emosi-emosi yang muncul selama di lapangan dapat menunjukkan bagaimana anak itu menyikapi situasi dan kondisi di sekitar mereka. Anak-anak diharapkan melalui pengalaman ini dapat belajar untuk mengontrol emosi mereka, tidak terprovokasi oleh lawan maupun suporter lawan dan tetap tenang di segala situasi.

Bila pemain egois dengan menyerang sendiri maka ia akan kesulitan untuk menembus pertahanan lawan. Dibutuhkan kerjasama dan kerendahan hati bahkan hanya untuk memberi umpan bola pada rekan satu tim. Sehingga kemenangan itu dapat menjadi kemenangan bersama, bukan hanya kemenangan satu orang saja. Bahkan bila kalah pun itu adalah kekalahan bersama sebagai satu tim. Sehingga diharapkan satu tim tersebut bisa sama-sama berproses dan memahami bahwa kalah dan menang itu adalah hal yang biasa terjadi.

Pak Werdi berharap bahwa melalui Athalia Cup ini para siswa dapat memahami dan menyadari bahwa karakter dapat ditemukan dan dipelajari dimana saja. Dalam bersosialisasi dan berolahraga, siswa Athalia harus belajar untuk menerima kekalahan dan tidak putus asa, mau bekerjasama dan tidak individualis.

Selain ingin membangun karakter siswa, Athalia Cup juga diadakan dengan tujuan membangun hubungan baik dengan sekolah-sekolah lain di sekitar. Oleh karena itu pada Athalia Cup ke-5 ini panitia juga mengundang siswa-siswa di tingkat SD dalam pertandingan dan tentunya memberi penghargaan bagi tim-tim pemenang di setiap tingkat.
athalia cup 5
Satu hal lain yang baru juga adalah adanya penghargaan berupa medali dan piagam bagi para top scorer di tiap tingkat. Setiap perubahan ini diadakan tentunya dengan harapan semakin banyak sekolah yang dapat berpartisipasi dan semakin banyak juga sekolah yang terberkati dengan kegiatan Athalia Cup ini. (LDS)

Leave a Reply

*

pengumuman PSB
WhatsApp chat