Drill Camp

Oleh: Gabriella Nancy Lionardy, kelas 8B

 

Saya Gabriella Nancy Lionardy, siswi dari kelas 8B. Saya merupakan salah seorang peserta yang mengikuti Drill Camp 2017. Tahun ini, Drill Camp yang diadakan di Sekolah Athalia diikuti oleh tiga cabang BB, yaitu cabang 4, cabang 14, dan cabang 15.

Drill Camp selalu dibuka dengan Opening Ceremony atau upacara pembukaan. Setelah opening ceremony, saya dan peserta lain di-briefing untuk mengatur tempat istrirahat, lalu kami diperbolehkan meletakkan barang-barang bawaan kami ke tempat istirahat. Acara dilanjutkan dengan ice breaking, yaitu games yang dipersiapkan oleh panitia.

Setelah ice breaking berlalu, dimulai beberapa pelatihan dasar untuk tingkat advance dan intermediate, sedangkan tingkat basic terpisah. Kami dilatih bagaimana balik kanan, hadap kanan, jalan di tempat, langkah tegap maju, dan lainnya. Sesi latihan pertama ini tidak berlangsung lama, setelah itu kami diberi waktu untuk makan malam yang telah disiapkan. Kami dibagi menjadi 2 grup, grup A makan terlebih dahulu dan grup B mandi terlebih dahulu. Kedua grup ini selalu ditukar setiap harinya.

Kami kembali melanjutkan aktivitas ke sesi 2 setelah makan dan mandi, bertempat di lapangan SMP/SMA Athalia. Di sesi ini kami lebih dibentuk lagi, baik mental maupun skill drill. Sesi II memakan waktu lebih lama dibanding dengan sesi I. Setelah sesi II selesai kami diberi squad time, dimana kami berkumpul bersama squad yang telah ditempatkan. Kami disiapkan buah jeruk untuk dimakan bersama squad sembari berbincang.

Akhirnya hari pertama Drill Camp 2017 selesai. Kami beristirahat di ruangan kelas yang telah ditetapkan sebagai ruangan untuk tempat kami beristirahat. Hari pertama ini berakhir pukul 12 malam. Hari ke-2 dimulai ketika waktu menunjukkan pk. 00.01 pagi. Sekitar pk. 01.00 atau 02.00 pagi kami dibangunkan untuk jurit malam. Kami dikumpulkan di Aula C, tempat kami melakukan opening ceremony kemarin. Kami dipasangkan berdua-dua untuk menjalankan jurit malam. Tingkat basic dengan basic, sedangkan tingkat intermediate bisa berpasangan dengan tingkat advance ataupun tingkat intermediate dengan intermediate dan tingkat advance dengan advance.

Setelah jurit malam berakhir kami diperbolehkan tidur kembali, lalu paginya kami devosi bersama, setelah itu kami sarapan pagi dan mandi. Panitia menyiapkan waktu untuk foto bersama setelah makan dan mandi. Kami difoto dengan membentuk formasi DC 17 dengan perisai yang melingkari tulisan DC.

Sesi foto berakhir, kami melanjutkan sesi masing-masing. Sesi pertama hari ke-2 untuk tingkat advance diajar oleh Bapak Atnan, kapten BB dari sekolah Candle Tree. Sesi selanjutnya dilatih oleh TNI AD. TNI AD ini diundang oleh panitia untuk melatih permormance kami saat tampil malam hari nanti. Semua peserta advance yang berjumlah 14 orang berjuang keras berlatih. Kami juga dibantu dengan keberadaan P3K dari panitia, yaitu para NCO.

Setiap selang waktu beberapa jam kami diberi snack dan kami juga diberi waktu istirahat. Setiap istirahat berlangsung selama + 45 menit. Kami ingin mempelajari semua yang diajarkan dari Drill Camp ini dan mengharapkan hasil yang bagus. Kami ingin menampilkan yang terbaik untuk Tuhan.

Malam hari yang ditunggu pun tiba, tiap tingkatan harus menampilkan sesuatu dari apa yang telah dipelajari, kecuali tingkat basic. Tingkat intermediate tampil dengan baik, kerapihan yang bagus, dan suara dari tongkat yang cukup serentak. Dan, tiba saatnya tingkat advance menampilkan apa yang sudah dipelajari. Kami tampil cukup baik, walau tidak maksimal karena kegugupan kami. Kami puas, kami telah berusaha sebaik mungkin untuk menampilkan yang terbaik. Malam performance selesai, kami diberikan waktu istirahat yang cukup. Esok harinya ada Sunday Service, waktu dimana kami beribadah bersama yang dipimpin oleh NCO. Setelah Sunday Service selesai, kami diberikan piagam secara formal dengan teknik drill yang telah diajarkan.

Drill Camp 2017 ditutup dengan closing ceremony. Semua peserta mengikuti dengan hati yang bahagia. Beberapa peserta antar sekolah ada yang bertukar contact dan, seperti Instagram. Dari Drill Camp ini, kami belajar bagaimana harus disiplin dan tegas. Kami juga bertemu teman-teman baru dari sekolah lain, serta bertukar informasi. Hal penting yang juga kami pelajari, kami harus berusaha semaksimal mungkin, tidak mudah menyerah sampai titik klimaks.

drill_campdrill_camp

Be Sociable, Share!

There are no comments, yet.

Why don’t you be the first? Come on, you know you want to!

Leave a Comment

*

Athalia Magazine