Peringatan Bulan Bahasa 2011 Sekolah Athalia

Di mana bumi dipijak di sana bumi dijunjung, peribahasa ini mungkin sering kita dengar. Pasti artinya pun sudah tahu, bukan? Mengapa peribahasa ini dimunculkan kembali? Hal ini berkaitan erat dengan bulan Oktober. Ada apa dengan bulan Oktober? Banyak peristiwa di bulan Oktober, khususnya untuk bangsa Indonesia. Kalau kita kembali mengingat 83 tahun yang lalu tepatnya tanggal 28 Oktober 1928, telah terjadi peristiwa bersejarah di bumi nusantara ini. Bagaimana tidak, kesadaran para pemuda saat itu dituangkan berupa sumpah pemuda. Mereka menyatakan bahwa bertanah air satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa Indonesia. Peristiwa inilah yang dikaitkan dengan peribahasa di atas. Di mana kita berada di sanalah tanah, bangsa maupun bahasa yang kita junjung. Sekarang…. kita sebagai keluarga besar sekolah Athalia mau berbuat apa dengan sumpah pemuda 83 tahun lalu, apa yang dapat kita lakukan? Sekedar memperingati peristiwa itu dengan upacara saja atau berjuang seperti para pemuda saat itu? Yang dapat kita lakukan tentunya melanjutkan perjuangan mereka dengan tetap mencintai tanah air kita tercinta Indonesia, membela bangsa kita bangsa Indonesia dan tetap bangga dengan bahasa Indonesia. Inilah yang melatar belakangi mengapa mulai tahun ini, sekolah Athalia mengadakan kegiatan bulan Bahasa pada bulan Oktober. Tujuannya tiada lain, ingin mengajak seluruh keluarga Athalia lebih kreatif dalam berbahasa baik dalam bahasa tercinta bahasa Indonesia maupun bahasa Internasional yaitu bahasa Inggris. Acara ini akan digelar sepanjang bulan Oktober. Berbagai lomba akan diadakan dari mulai TK sampai dengan SMA. Puncak perayaan bulan bahasa akan diadakan pada 28 Oktober 2011 di seluruh jenjang sekolah Athalia, mari kita sukseskan acara bulan Bahasa Sekolah Athalia tahun 2011, partisipasi kalian sangat dinantikan! Berikut jenis lomba yang dipertandingkan dalam acara tersebut:

TK A

1. Membaca puisi (bahasa Indonesia)

2. Sing an English Song

TK B

1. Merangkai suku kata menjadi kata (bahasa Indonesia) Spelling Bee SD kls 1 Membaca puisi (bahasa Indonesia)

2. Guessing Pictures

SD kls 2

1. Membaca puisi (bahasa Indonesia)

2. Spelling Bee

SD kls 3

1. Cerdas cermat (IPS)

2. Show & Tell

SD kls 4

1. Mengarang cerita dari gambar yang disediakan (bahasa Indonesia)

2. Show & Tell

SD kls 5

1. Mendongeng (bahasa Indonesia)

2. Spelling Bee

SD kls 6

1. Mengarang puisi (bahasa Indonesia)

2. Spelling Bee

SMP kls 7

1. Membuat dongeng berantai secara berkelompok

2. Spelling Bee

SMP kls 8

1. Menulis naskah drama & mementaskannya

2. Performing a Monologed Text

SMP kls 9

1. Menulis cerpen (bahasa Indonesia)

2. Who Dares Quiz

SMA kls 10-11

1. Menulis cerpen (bahasa Indonesia)

2. Musikalisasi puisi (bahasa Indonesia)

3. Giving Presentation

Babak penyisihan perlombaan ini sedianya akan dilaksanakan di kelas masing-masing pada awal bulan Oktober 2011. Untuk finalnya, akan dilaksanakan pada minggu ke-3 dan untuk sebagian perlombaan lagi finalnya akan dilaksanakan pada puncak acara, yaitu tanggal 28 Oktober 2011, pada pukul 10.30-14.30 WIB. (Lili).

Berkat PHK, Akhirnya Mendapatkan Penghargaan

Semula, di luar dugaan Eko Tjahyono, bahwa pada tahun 1998, dia harus ikut terkena imbas krisis moneter sehingga ia harus terkena PHK dari tempat ia bekerja, yaitu di sebuah  pabrik konfeksi. Untuk mengisi waktu luangnya yang tiba-tiba menjadi sangat banyak itu, ia menghabiskan waktunya dengan banyak sekali membaca. Berbagai bacaan ia lahap dan ternyata kebiasaannya ini membuat para tetangganya menjadi ikut-ikutan meminjam dan membaca bacaan yang dibaca oleh Eko. Lama kelamaan terlintas dalam benak Eko untuk memenuhi hasrat membaca orang-orang di sekitarnya tersebut dengan membuka sebuah perpustakaan mandiri yang ia kelola sendiri. Sebuah perpustakaan gratis yang terbuat dari bambu yang ia dirikan di atas tanah seorang tetangganya. Sebuah perpustakaan yang oleh pemuda asal Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur ini diberi nama “Perpustakaan Anak Bangsa”.

Lambat laun, perpustakaan gratis yang ia kelola ini semakin banyak koleksi bukunya dan anggotanya pun telah mencapai puluhan ribu orang. Eko memang tidak memungut biaya untuk tiap peminjaman buku-bukunya karena bagi Eko, semakin banyak orang yang mau membaca saja sudah menyenangkan hatinya. Dia berharap, agar setiap orang dapat mempunyai pengetahuan yang luas dan memiliki pemikiran yang terbuka agar semakin hari dapat semakin berkembang menjadi lebih baik dan dapat menjalani hidup yang lebih bahagia.

Perjuangannya yang pantang menyerah untuk mengembangkan perpustakaan ini pun akhirnya mendapatkan perhatian dari berbagai pihak sehingga akhirnya ia berhasil membeli lahan dan mendirikan bangunan berdinding bata untuk perpustakaannya tersebut. Karena dedikasinya yang benar-benar tulus dan tanpa lelah untuk menggiatkan kecintaan membaca pada masyarakat luas, Eko pun sempat mendapatkan penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional RI, Penghargaan Mutiara Bangsa Bidang Pendidikan, serta gelar Taman Bacaan Kreatif dan Rekreatif Se-Indonesia dari Direktorat Jenderel Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional.

(Sumber: Kompas, 9 September 2011)

Peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional

Memperingati bulan Kesehatan Gigi Nasional, Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia yang didukung oleh PT Unilever, menyelenggarakan pemeriksaan gigi gratis. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 12 September – 29 Oktober 2011 dan bertempat di Fakultas-fakultas Kedokteran Gigi pada beberapa Universitas di Indonesia. Terdapat empat belas Fakultas Kedokteran Gigi yang menjadi tempat digelarnya acara tersebut yang meliputi:

–          Bandung: FKG UNPAD, 12-16 September 2011

–          Yogyakarta: FKG UGM, 15-17 September 2011; FKG UMY, 19-21 September 2011.

–          Makasar: FKG UNHAS, 22-24 September 2011

–          Jakarta: FKG Trisakti, 26-28 September 2011; FKG Moestopo, 29 September – 1 Oktober 2011; FKG UI, 10-12 Oktober 2011

–          Medan: FKG USU, 3-5 Oktober 2011

–          Surabaya: FKG Hang Tuah, 6-8 Oktober 2011; FKG UNAIR, 24-26 Oktober 2011

–          Bali: FKG Univ. Mahasaraswati, 13-15 Oktober 2011

–          Padang: FKG Univ. Baiturrahmah, 17-19 Oktober 2011

–          Jember: FKG Univ. Jember, 20-22 Oktober 2011

–           Menado: FKG UNSRAT, 27-29 Oktober 2011

Dalam acara itu akan disediakan layanan gratis berupa layanan pemeriksaan dan konsultasi, satu penambalan sederhana yang tidak melibatkan perawatan syaraf gigi; atau satu pencabutan tanpa komplikasi; atau pembersihan karang gigi; atau aplikasi fluoride atau Fissure Sealent.

Jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Suara Konsumen Unilever di nomor bebas pulsa: 0800-155-8000.

Revitalisasi Sains Murni

Bingung memilih jurusan di sekolah? Atau bingung mau pilih jurusan apa saat kuliah? Saat ini, banyak siswa yang lebih memilih jurusan yang bersifat ilmu aplikatif dan bukan ilmu dasar. Pertimbangannya tentu lebih kepada kemungkinan masa depan. Ilmu-ilmu murni seperti MIPA (Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) biasanya sedikit peminatnya. Hal ini mungkin karena belum sepenuhnya menyadari manfaat dari mempelajari ilmu dasar atau ilmu murni. Dibandingkan ilmu terapan yang mungkin dianggap lebih aplikatif, ilmu dasar sebenarnya juga sangat diperlukan untuk memperkuat riset.

Banyak bidang-bidang kehidupan dan industri yang membutuhkan para ahli ilmu dasar untuk memperkuat dan mengembangkan riset. Riset yang baik sangat penting untuk menjadi dasar berbagai keputusan penting yang perlu diambil dalam mengembangkan kehidupan. Perusahaan besar dan penting seperti Pertamina, misalnya, sangat memerlukan para lulusan MIPA untuk memperkuat riset dalam hal pertambangan dan perminyakan dan hal-hal yang berkaitan dengan pengeboran, mesin-mesin pengilangan, proses pemasakan sumber daya alam, dan sebagainya.

Wakil Menteri Pendidikan Nasional Faisal Jalal, seperti dipetik Kompas, 8 September 2011, mengatakan bahwa minat masyarakat terhadap bidang studi MIPA perlu ditingkatkan. Aplikasinya di sekolah-sekolah dapat dilakukan dengan meningkatkan dan memperbaiki sarana praktikum dan pengadaan laboratorium yang memadai serta usaha untuk meningkatkan minat siswa pada ilmu-ilmu MIPA.

Jadi, siswa/siswi Athalia yang memang berminat dan berbakat mendalami ilmu murni, jangan ragu mengembangkan diri dan memilih jurusan ilmu murni di pendidikan tinggi.

Movie Maker Competition 2011.

Penting dibaca para guru…

Kita semua tahu, media audio visual merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif untuk menyampaikan materi pelajaran kepada para murid. Dua kekuatan yang dimiliki oleh media ini, yaitu kemampuannya menyentuh dua panca indera sekaligus yaitu penglihatan dan pendengaran membuat media ini sangat powerful. Tampilan visual yang menarik disertai narasi yang komunikatif sangat membantu siswa untuk menyerap materi pelajaran dengan lebih cepat dan mudah. Berkaitan dengan ini, digelar sebuah kompetisi berkaitan dengan pembuatan media pembelajaran berbentuk video.

Kompetisi yang diselenggarakan untuk guru dan mahasiswa keguruan se-Indonesia ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi kreativitas peserta dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan menggunakan media audio visual atau video yang dibuat sendiri oleh para peserta menggunakan Windows Movie Maker sebagai media penunjang. Kompetisi ini bertema “Innovative Learning Technology: Movie Maker for Learning” dan peserta diwajibkan untuk mengirimkan satu atau dua judul video pembelajaran. Kompetisi ini dapat diikuti oleh perorangan maupun kelompok dengan batas maksimal anggota kelompok sebanyak tiga orang. Durasi video dibatasi 8-10 menit dan harus dibuat dengan menggunakan software Windows Movie Maker dengan isi materi pembelajaran bebas sesuai kompetensi masing-masing peserta atau mata pelajaran yang disenangi. Pendaftaran dibuka 26 September 2011 dan pengiriman hasil karya dalam bentuk VCD/DVD ditutup tanggal 12 Oktober 2011.

Kompetisi ini memperebutkan hadiah laptop, kamera digital, handycam, dan handphone. Kalaupun dalam mengikuti kompetisi ini predikat juara mungkin belum berhasil ada dalam genggaman, namun setidaknya pengalaman ini akan semakin membuat guru lebih bersemangat dan tertantang untuk selalu memberikan pengajaran yang menarik untuk murid-muridnya dengan menggunakan media pembelajaran audio visual.
Formulir, biaya pendaftaran, tata tertib kompetisi dan persyaratan lainnya dapat dilihat informasi selengkapnya di http://moviemakercompetition2011.blogspot.com/.

Berani terima tantangan?

Movie maker competition