Beryl Sadewa (Kepala SMP Athalia)
Keunikan Murid SMP
Masa remaja awal di jenjang SMP merupakan fase transisi kritis yang penuh gejolak emosi dan perkembangan sosial. Pada usia ini, murid mulai beranjak dari cara berpikir konkret menuju pemikiran abstrak (formal operational stage). Mereka mulai aktif mencari jati diri, serta mulai menggumulkan dan mempertanyakan iman mereka secara pribadi (searching faith). Menyadari keunikan perkembangan tersebut, pendidik di SMP Athalia dipanggil tidak hanya untuk mentransfer ilmu. Namun juga menemani, memahami, dan memfasilitasi pertumbuhan murid secara utuh.
Pembentukan Profil Murid
Melalui landasan ini, SMP Athalia menghadirkan Pathway Keunikan Unit (PKU). PKU ini didesain khusus untuk membentuk profil murid SMP Athalia, yaitu Good Neighbor. Program ini melatih remaja yang biasanya terfokus pada diri sendiri agar mulai berorientasi ke luar diri dan peduli pada sesama. Profil ini dibangun secara konsisten di atas empat karakter utama, yaitu:
- tanggung jawab (responsibility)
- kepuasan hati (contentment)
- kerendahan hati (humility)
- dan kemurahan hati (generosity).
Tahap dalam Perjalanan Pathway Keunikan Unit
Perjalanan PKU ini dirancang secara sistematis dalam tiga tahap yang selaras dengan perkembangan murid di setiap jenjang. Di kelas VII, murid berada pada tahap Understanding Self. Di tahap ini murid diajak mengenali kepribadian, potensi diri, hingga regulasi emosi melalui refleksi dan kemandirian. Proses adaptasi awal ini diperkuat lewat kegiatan Prepare to Learn Program (PLP) dan program Retreat.
Di kelas VIII, murid memasuki tahap Understanding Others. Pada tahap ini, murid diajak untuk mulai mengalihkan fokus kepada orang lain, terutama orang-orang di sekitar mereka. Mereka diajak belajar bekerja sama, menumbuhkan empati, dan membangun persahabatan yang sehat. Pada tahap ini, sekolah memfasilitasi murid untuk belajar menerapkannya, antara lain, dalam kegiatan Caring and Sharing Camp.
Akhirnya, di kelas IX, murid dipersiapkan dalam tahap Serving Others untuk menumbuhkan tanggung jawab sosial, kepemimpinan, dan rekonsiliasi. Sekolah mendukung murid mendapatkan pengalaman nyata melalui program Field Trip. Program ini dirancang khusus untuk memberikan kesempatan kepada murid untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain itu, mereka juga belajar melayani dan tinggal di tengah-tengah masyarakat yang mereka layani melalui program Live In.
Menjelang akhir masa pendidikan mereka di SMP, sekolah memfasilitasi murid untuk menyelesaikan konflik-konflik yang mungkin terjadi. Konflik-konflik yang ada dan belum selesai selama mereka menempuh pendidikan di SMP Athalia. Sarana yang disediakan adalah melalui program Rekoleksi. Selain itu, murid juga berlatih berpikir kritis dan menerapkan pengetahuan yang dimilikinya untuk membantu sesama melalui program Graduate Impact Project.
SMP Athalia juga menyediakan ruang-ruang perjumpaan melalui Kelompok Tumbuh Bersama (KTB). Di sini, mereka diberikan kesempatan untuk menyalurkan kegelisahan dan pergumulan iman mereka. Dalam KTB ini, mereka didampingi oleh para pendidik yang siap membersamai perjalanan pertumbuhan iman mereka.
Komitmen Pendidik di SMP Athalia
Melalui semuanya ini, SMP Athalia berkomitmen mendampingi setiap remaja untuk bertumbuh menjadi pribadi yang peduli dan siap berdampak bagi sesama di dalam kasih Kristus.







