
Film Like Arrows merupakan film Kristen yang mengangkat tema parenting berbasis nilai Alkitab, khususnya tentang kerendahan hati orang tua dalam mendidik anak. Film ini menyajikan refleksi mendalam mengenai perjalanan panjang menjadi orang tua dan bagaimana iman memainkan peran penting dalam membentuk keluarga.
Informasi Singkat Film Like Arrows
- Judul: Like Arrows
- Sutradara: Kevin Peeples
- Penulis Naskah: Kevin Peeples, Bob Lepine, Alex Kendrick
- Produksi: Pro-Family Films
- Rilis: 1 Mei 2018
- Durasi: 1 jam 40 menit
- Link Youtube: https://youtu.be/2QAPhvuP5zk?si=KC86xpcFroaeZeY_
Sekilas Tentang Film Like Arrows
Like Arrows adalah film keluarga Kristen yang berfokus pada kehidupan rumah tangga dan dinamika pengasuhan anak. Film ini ditulis oleh Alex Kendrick, sosok yang dikenal luas melalui karya-karya film Kristen populer seperti Facing the Giants, Fireproof, Courageous, War Room, dan Overcomer.
Keterlibatan Kendrick menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat sebelumnya ia juga mengangkat tema fatherhood dalam film Courageous. Hal ini menjadikan Like Arrows relevan dan kuat secara pesan, khususnya bagi keluarga Kristen.
Parenting Is a Journey: Menjadi Orang Tua adalah Sebuah Proses
“Parenting is a journey” menjadi tagline utama film ini. Kisah dimulai dari Charlie dan Alice, sepasang muda-mudi berusia 20-an yang memutuskan menikah, hingga perjalanan mereka di usia senja sebagai orang tua dan kakek-nenek.
Film ini menggambarkan bahwa menjadi orang tua bukanlah perjalanan yang selalu mulus. Berbagai tantangan muncul di setiap fase kehidupan, mulai dari:
- Tahun ke-5 pernikahan, saat Alice harus mengasuh dua anak sambil bergumul dengan trauma masa lalu
- Tahun ke-15 hingga ke-22, saat anak-anak menghadapi krisis iman dan pergaulan
- Hingga akhirnya di tahun ke-49, ketika anak-anak mereka menyadari dan bersyukur atas warisan iman yang ditinggalkan orang tua mereka
Masalah-masalah tersebut terasa sangat dekat dengan realitas kehidupan keluarga masa kini.
Makna Mazmur 127:4 dalam Film Like Arrows
Judul film ini diambil dari Mazmur 127:4:
“Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.”
Ayat ini menjadi fondasi utama film, menggambarkan bahwa anak adalah titipan Tuhan, sementara orang tua adalah “pahlawan” yang bertugas mengarahkan mereka ke sasaran yang benar sesuai kehendak Allah.
Parenting Berdasarkan Prinsip Alkitab
Film ini menekankan bahwa tugas orang tua bukan membentuk anak sesuai ambisi pribadi, melainkan menolong anak menemukan tujuan hidup yang Tuhan tetapkan. Hal ini baru disadari Charlie dan Alice setelah anak pertama mereka kehilangan iman dan menjadi ateis, sementara anak kedua hampir terjerumus dalam pergaulan yang salah.
Kesadaran ini membawa mereka pada titik balik: mencari pertolongan Tuhan dan belajar kembali melalui kelas parenting di gereja, berlandaskan firman Tuhan dalam Mazmur 127:4.
Nilai Kerendahan Hati yang Dapat Dipelajari
Salah satu karakter utama yang sangat kuat dalam film ini adalah kerendahan hati (humility). Charlie dan Alice menyadari keterbatasan mereka sebagai orang tua dan memilih untuk bersandar sepenuhnya kepada Tuhan.
Kerendahan hati menurut Alkitab tercermin dalam:
- Mau terus belajar (Mazmur 25:9)
- Mau mendengarkan nasihat (Amsal 23:9)
- Memercayai kehendak Allah (Mazmur 131:1–3)
- Menyadari campur tangan Tuhan (Lukas 18:9–14)
- Bersabar (1 Petrus 5:6)
Kelima sikap ini terlihat jelas dalam perubahan sikap Charlie dan Alice, termasuk keberanian mereka untuk mendengarkan anak, menerima kritik, dan meminta maaf.
Memercayai Kehendak dan Rencana Allah dalam Keluarga
Kerendahan hati tidak terlepas dari pengenalan akan Tuhan. Keputusan keluarga ini untuk membaca Alkitab dan berdoa bersama menjadi langkah penting dalam membangun iman keluarga.
Yesus berkata:
“Belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati.” (Matius 11:29)
Meski anak pertama mereka baru kembali kepada Tuhan setelah 30 tahun, Charlie dan Alice tetap setia menunggu, berdoa, dan mempercayai rencana Tuhan. Mereka bahkan mencatat setiap jawaban doa sebagai pengingat nyata akan penyertaan Tuhan.
Kesimpulan: Film Parenting Kristen yang Layak Ditonton
Film Like Arrows sangat direkomendasikan bagi orang tua dari berbagai usia, calon orang tua, maupun pelayan keluarga di gereja. Film ini menjadi pengingat bahwa mendidik anak membutuhkan kerendahan hati, ketekunan, dan ketergantungan penuh kepada Tuhan.
Melalui film ini, kita diajak untuk kembali menyadari bahwa orang tua bukanlah sosok yang serba tahu, melainkan hamba Tuhan yang terus belajar dalam menjalani panggilan sebagai pendidik anak.
