Tips Mendampingi Anak TK dan SD Kembali Sekolah Onsite

Oleh: Chandria Wening Krisnanda (Konselor Bina Karir Sekolah Athalia)

Situasi Saat Ini

Belakangan, kasus harian orang yang terpapar COVID-19 tidak sebanyak dulu. Bahkan, per 17 Mei 2022 Jokowi mengumumkan bahwa masyarakat diperbolehkan tidak menggunakan masker ketika berkegiatan di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang (Nugraheny, 2022). Kondisi ini mendorong sekolah-sekolah mulai memberlakukan sistem pembelajaran onsite di semester depan.

Bagi beberapa anak TK dan SD, kembali belajar di sekolah setelah lebih dari dua tahun menjalani PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) membutuhkan proses penyesuaian. Orang tua perlu membantu anak agar merasa nyaman ketika menjalani masa transisi ini. Bagaimana caranya? Dalam laman resminya, UNICEF menyebutkan beberapa tips yang dapat dilakukan orang tua.

Tips Bagi Orang Tua Mempersiapkan Anak Kembali Belajar Secara Onsite

1. Dengarkan anak

Dengarkan dengan saksama ketika anak bercerita tentang kekhawatirannya. Untuk anak yang berusia lebih kecil, kita dapat melakukan role play di rumah yang menggambarkan situasi “back to school”. Orang tua juga bisa mengajak anak menggambar bersama untuk setiap tahapan yang harus mereka lakukan nantinya saat kembali ke sekolah.

2. Membantu anak membuat persiapan

Dampingi anak untuk mempelajari aturan-aturan baru saat mereka kembali ke sekolah. Jangan lupa untuk mendiskusikan tentang apa yang mereka rasakan. Jika ada hal penting yang diceritakan anak, maka kita dapat mengomunikasikannya dengan guru mereka.

3. Tetap tenang

Ingatlah bila anak usia TK dan SD sangat mudah menyerap dan meniru respons orang tuanya terhadap suatu peristiwa. Kita perlu tetap bersikap tenang agar anak dapat merasa lebih nyaman dan aman.

4. Buatlah rencana perpisahan

Untuk anak yang berusia lebih besar, kita dapat mencoba beberapa cara berikut jika ia kesulitan menghadapi perpisahan dengan orang tua.

  • Berikan kesan perpisahan yang positif.
  • Beri tahu anak bahwa akan ada momen “perpisahan sementara”.
  • Ceritakan dengan kata-kata yang jelas dan mudah dipahami.
  • Ingatkan ke anak bahwa kita akan bertemu kembali dengan mereka.
  • Jangan terlihat ragu-ragu saat melakukan perpisahan.
  • Jemput mereka tepat waktu dan sesuai dengan rencana.
  • Lakukan kebiasaan yang sama setiap kali akan mengantar dan menjemput anak.

Kita bisa menjadikan momen kembali ke sekolah sebagai proses belajar bagi anak untuk lebih dewasa dalam menghadapi “perpisahan”. Yang perlu diperhatikan orang tua adalah cara berkomunikasi dengan anak sesuai dengan usianya. Jika anak berhasil melalui proses ini, maka ia akan belajar lebih mandiri dan cepat beradaptasi untuk hal atau kebiasaan baru lainnya.

Referensi:

Nugraheny. (2022). Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker di Area Terbuka. Diakses pada tanggal 19 Mei 2022, https://nasional.kompas.com/read/2022/05/17/17235791/jokowi-bolehkan-warga-lepas-masker-di-area-terbuka.

UNICEF.  (n.d.). How to Support Your Child through Reopening. Diakses pada tanggal 10 Mei 2022, https://www.unicef.org/coronavirus/support-child-covid-reopening.

Posted in Edukasi, Tips and tagged , .