
Tuhan memanggil tiap kita untuk melayani-Nya dengan berbagai cara. Ada yang dipanggil melayani di gereja sebagai Hamba Tuhan. Ada yang dipanggil melayani di dunia profesional, dan ada yang dipanggil untuk melayani keluarga di rumah. Setiap orang lahir di dunia dengan perannya masing-masing dan Tuhan sudah merancangkannya dengan indah bagi kita.
Misi Tuhan dalam Panggilan Orang Tua
Begitu juga dengan menjadi orang tua. Kita tidak pernah memilih untuk menjadi orang tua, melainkan Tuhanlah yang memanggil kita untuk menjadi orang tua. Sebagai orang percaya, kita mengimani bahwa rancangan Allah adalah yang paling baik. Kita memilih untuk mengikuti jalan Allah—yang tentu tak pernah mudah—dan menjadikan keimanan kita sebagai pelita untuk menerangi jalan kita. Begitu kita dipanggil untuk menjadi orang tua, Tuhan memastikan tidak akan membiarkan kita berproses sendirian dalam perjalanan panjang itu.
Lalu, apa misi Tuhan menitipkan seorang anak kepada kita? Apakah semata-mata hanya untuk mengasuh dan mendidik anak itu? Ternyata tidak hanya untuk itu. Ada rancangan yang lebih besar yang Tuhan mau kita lakukan, yaitu bertumbuh.
Baca Juga : 20 Strategi untuk Mengembangkan Karakter Baik pada Anak
Bertumbuh dalam Karakter Sebagai Orang Tua
Sebagai manusia, kita diminta untuk terus bertumbuh dan berkembang. Setiap waktu yang berlalu seharusnya membawa kita menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Anak menjadi salah satu prasarana bagi kita untuk menjadi versi yang lebih baik dari diri sendiri. Pernahkah Anda merenungkan siapa Anda 10 tahun yang lalu dibandingkan dengan sekarang? Mungkin, dulu Anda adalah seseorang yang mudah marah atau impulsif. Namun, ketika anak hadir dalam kehidupan Anda, banyak hal yang memaksa Anda untuk menahan diri. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum mengucapkan atau melakukan sesuatu.
Bertumbuh bersama anak bukan hanya tentang mereka yang belajar dari kita, tetapi juga tentang kita yang belajar dari mereka. Anak membentuk kita menjadi orang yang lebih baik. Bersama anak, kita bertumbuh bersama mereka. Tidak hanya mereka yang belajar dari kita. Justru, kita “dididik” oleh anak dengan cara yang sudah Tuhan rancangkan!
Menjadi Orang Tua yang Bertumbuh dalam Kasih Tuhan
Menjadi orang tua adalah proses yang tidak pernah berhenti. Di setiap tahap kehidupan anak, kita juga mengalami perubahan dan perkembangan. Anak-anak adalah sarana Tuhan untuk mendidik kita, sementara kita juga memiliki peran penting dalam mendidik mereka.
Setiap hari adalah kesempatan baru untuk bertumbuh dalam kasih, kesabaran, dan pengertian. Kita diajar untuk taat dan berserah saat kehabisan kata-kata menghadapi tingkah anak yang menjengkelkan. Kita diajarkan untuk bersabar dan menggunakan kasih dalam mendidik anak. Kristus menjadi satu-satunya teladan kita dalam menjalani parenting. Kita “dipaksa” untuk bertumbuh di dalam Allah melalui kehadiran seorang anak.
Baca Juga : Athalia Learning Community News Nomor 2 Tahun 2021
Selamat bertumbuh dalam karakter melalui peran kita sebagai orang tua. Anak-anak bisa menjadi salah satu sarana Tuhan mendidik kita, tetapi di sisi lain juga merupakan bagian dari peran kita sebagai orang tua. Mari terus belajar, membiarkan Tuhan mendidik kita, sambil mendidik anak-anak kita. Semuanya demi kemuliaan Allah!