Mengenal Program Penelitian Murid SMA Athalia, Sebuah Upaya Menekuni Panggilan secara Akademis

Mengenal Program Penelitian Murid SMA Athalia
Gambar: magnific.com

Victor Sumua Sanga (Kepala SMA Athalia)

 

Pentingnya Penelitian

Mengapa penelitian penting bagi murid SMA? Penelitian menumbuhkan kepedulian dan kepekaan terhadap kebutuhan di sekitar dan kemampuan mencari solusi atasnya. Semangat ini berakar pada Kebenaran Alkitab dalam Filipi 2:4, “Dan janganlah masing-masing hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, melainkan kepentingan orang lain juga.” Penelitian, dengan demikian, bukan sekadar tugas akademis, melainkan latihan mengasihi sesama lewat karya nyata.

Selain itu, survei alumni SMA Athalia menemukan tiga pergumulan teratas yang mereka hadapi setelah lulus, satu diantaranya adalah kurangnya kemampuan riset dan penggunaan referensi ilmiah, hal-hal yang idealnya sudah mulai dilatih sejak di bangku SMA. Realitas ini telah diantisipasi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie. Dalam sebuah wawancara di kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, ia menyampaikan bahwa budaya penelitian perlu dibangun sejak jenjang SMA. Hal ini dimaksudkan agar murid terbiasa berpikir kritis dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat sejak dini.

Bagi SMA Athalia, program penelitian murid adalah wujud nyata dari visi untuk mendidik anak menjadi murid Tuhan. Penelitian ini adalah sarana menekuni panggilan sebagai servant leader. Dibentuk untuk menjadi pribadi yang memberikan pengaruh dan kontribusi nyata demi memenuhi panggilan Tuhan dalam hidupnya. Program ini dirancang menjadi sarana bagi murid untuk menemukan masalah, menelusuri kebenaran, mencari solusi, dan mengembangkan inovasi sebagai wujud tanggung jawab iman dan mandat budaya. Melalui program ini murid didorong agar relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai upaya konkret dari pengaruh dan kontribusi mereka bagi dunia yang lebih baik.

 

Proses Program Penelitian

Lalu, bagaimana prosesnya? Penelitian di SMA Athalia tidak harus kaku dan menegangkan. Program ini dibuat sejalan dengan semangat pembelajaran abad ke-21 yang menekankan fun learning, eksplorasi kreatif, dan proses penemuan yang bermakna. Penelitian dapat menjadi kegiatan menyenangkan ketika siswa menghubungkan rasa ingin tahu dengan percobaan, pengamatan, inovasi, analisis, dan aksi nyata. Program ini bukan dirancang sebagai mini skripsi yang menuntut kesempurnaan akademik, melainkan sebagai latihan berpikir ilmiah yang bertanggung jawab. Proses menjadi lebih penting daripada hasil yang sempurna. Hal ini karena melalui proses itulah murid berlatih kejujuran terhadap data, ketekunan menghadapi kesulitan, kemampuan merefleksikan keterbatasan diri. Selain itu juga melatih kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama sebagai tujuan akhir dari kegiatan ilmiah.


Untuk memandu proses ini, murid akan menempuh serangkaian langkah penelitian yang terstruktur, mulai dari menemukan masalah, merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data, hingga menyampaikan hasil karya. Murid tidak berjalan sendirian, melainkan didampingi pendidik yang membimbing sepanjang prosesnya. Keterlibatan murid dalam penelitian akan dimasukkan dalam rapor akhir tahun ajaran sebagai bagian dari portofolio pembelajaran murid. Ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menekuni panggilan lewat penelitian dihargai bukan hanya dari hasilnya. Namun, dari seluruh proses pertumbuhan karakter dan cara berpikir murid di sepanjang jalan.

 

Doa dan Harapan

Kami mengundang komunitas Sekolah Athalia untuk mendukung dan mendoakan program ini sehingga berjalan efektif dalam membangun profil servant leader yang memiliki pengaruh dan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.